Sejarah Panjang Permainan Kartu Remi Dunia

0 Comments



Untuk di tanah air sendiri seperti yang sudah kamu ketahui bahwa di negara kita populer dengan permainan kartu sejenis cangkul, 41, truf, maupun remi. Ada juga permainan yang paling populer di kalangan masyarakat kita yaitu qq, poker, domino, blackjack dan lain-lain. ada permainan yang biasanya sering dimainkan di laptop atau komputer karena memang terinstal secara otomatis, yaitu solitarire dan juga bridge.

Namun karena jarang dimainkan secara nyata permainan ini kurang mendapatkan perhatian dari masyarakat. mereka lebih memilih permainan itu dari layar komputer ketika mereka berada di waktu lenggang. Pada prinsipnya permainan kartu remi adalah permainan yang dimainkan dengan cara mengkombinasikan kartu. Terdiri dari 52 buah kartu, permainan ini memang menguji adrenalin dan menuntun perhitungan yang tinggi dari para pemain. Kombinasi dari kartu itu sendirilah yang sebenarnya menuntut para pemain menjadi seorang pemain judi berskill dewapoker.


 Dari situlah akhirnya para pemain akan mendapatkan gambaran yang jelas tentang informasi tentang permainan judi online yang menarik untuk diulas ini. Berdasarkan pengamatan para ahli, memang permainan ini tidak jelas kapan hadir ke dunia, karena itu kami akan menggabungkan berbagai pendapat para ahli. Permainan ini jika kita lihat karena menggunakan kartu remi dan hanya Cina lah yang mampu mencetak kertas waktu itu.

Seorang ahli katu mengatakan bahwa judi ini sejak pertama kali sudah ada dan merpakan sebuah perubahan dari upacara adat yang dilakukan oleh masyarakat terdahulu. Di eropa sendiri, permianan kartu lebih dikenal dengan nama karti terror. Pada dasarnya kartu yang digunakan untuk berjudi ini, awalnya digunakan untuk meramal nasib manusia. 


Tercatat kartu yang paling tua adalah kartu yang ada di Lombardy ada pertama kali pada tahun 1470. Dalam satu set kartu yang ada di sana terdiri dari 50 kartu dan akan dibagi ke dalam 5 slot. Masing-masing slot berisi 10 kartu. Dari berbagai gambar yang ada di kartu itulah akhirnya akan menyatakan nasib seseorang yang akan menjadikan patokan di dalam kehidupan.

0 komentar: